Bebas dari Gangguan Kesehatan Mata dengan Operasi LASIK

Bebas dari Gangguan Kesehatan Mata dengan Operasi LASIK

Prosedur Operasi Lasik | madium .com

Kesehatan mata sangatlah penting dan perlu Anda perhatikan. Bagi sebagian orang yang mengalami gangguan kesehatan mata berupa mata minus, mata plus maupun silinder pastinya ingin terbebas dari gangguan kesehatan mata. Ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk terbebas dari gangguan kesehatan mata. Terbebas dari gangguan kesehatan mata dapat dilakukan melalui penanganan medis atau merubah pola makan Anda. Salah satu penanganan medis yang dapat Anda lakukan agar terbebas dari gangguan kesehatan mata adalah dengan melakukan operasi LASIK.

Pengertian Operasi LASIK

LASIK atau biasa dikenal dengan sebutan Laser-Assisted In Situ Keratomileusis merupakan salah satu penanganan medis berupa operasi untuk menangani masalah mata minus, mata plus, ataupun mata silinder. Operasi ini dilakukan menggunakan laser untuk memperbaiki titik fokus penglihatan. LASIK ini biasanya merupakan penanganan yang dapat mengatasi ketiga masalah gangguan mata berupa: rabun jauh, rabun dekat maupun silinder.

Risiko Operasi LASIK

Untuk melakukan LASIK ini sebaiknya Anda perlu untuk memperhatikan berbagai hal yang menjadi faktor risiko jika melakukan operasi ini. Jika Anda ingin melakukan operasi ini, pertimbangkanlah beberapa hal berikut:

  1. Penglihatan Kembali Semula Seperti Kondisi Pra-Operasi

Risiko selanjutnya yang bisa Anda dapatkan setelah melakukan operasi LASIK adalah penglihatan Anda tidak akan berpengaruh atau kembali seperti semula. Kasus penglihatan kembali seperti semula tidak jarang dialami oleh seseorang yang telah melakukan operasi ini. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon,

  1. Mata Menjadi Kering

Risiko berikutnya yang bisa Anda rasakan jika melakukan operasi LASIK adalah mata Anda akan menjadi kering setelah dilakukan operasi. Dengan melakukan operasi ini maka produksi air mata akan berkurang sehingga mata akan menjadi kering dan akan berpengaruh pada kualitas penglihatan. Oleh karena itu, Anda memerlukan tetes mata agar mata tidak kering

  1. Mata Sensitif Terhadap Cahaya

Risiko berikutnya yang dapat Anda rasakan setelah melakukan operasi LASIK adalah mata Anda akan menjadi sensitive terhadap cahaya. Oleh karena itu, Anda memerlukan untk menggunakan alat bantu kacamata setelah dilakukan operasi sehingga masalah sensitif pada mata dapat teratasi.

  1. Mata Menjadi Gatal

Risiko selanjutnya yang dapat Anda rasakan setelah menjalani operasi adalah mata akan menjadi gatal. Setelah melakukan operasi, tidak jarang seseorang mengalami gatal-gatal di sekitar mata. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak menggaruk atau mengucek mata Anda untuk mencegah bahaya lain yang dapat mengancam.

  1. Timbulnya Masalah Flap

Risiko berikutnya yang dapat Anda rasakan setelah menjalani operasi LASIK adalah timbulnya masalah flap. Flap itu sendiri merupakan pelipatan atau pemotongan pada bagian kornea mata. Setelah dilakukan flap dan ditempelkan kembali pada kornea kembali, seringkali akan menyebabkan jaringan epitel dapat tumbuh secara abnormal.

Prosedur Pelaksanaan Operasi LASIK

Bagi Anda yang baru pertama kali ingin melakukan operasi LASIK mungkin Anda masih bingung dan bertanya-tanya mengenai prosedur pelaksanaan operasi ini. Banyak sekali opini yang berkembang di masyarakat jika operasi ini begitu berbahaya untuk dilakukan, namun Anda perlu mengetahui bagaimana prosedur pelaksanaan operasi ini.

Sebelum melakukan operasi, dokter akan memberikan Anda edukasi singkat dan penjelasan singkat mengenai dampak dan manfaat yang akan Anda dapatkan saat melakukan operasi ini. Setelah itu, dokter akan menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan riwayat medis. Dan dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan pra-bedah untuk menentukan apakah Anda dapat melakukan operasi ini atau tidak.

Jika telah dilakukan pemeriksaan pra-operasi dan Anda dinyatakan telah memenuhi syarat, maka Anda akan disuruh untuk berbaring di bawah perangkat bedah. Proses operasi LASIK ini akan dilakukan kurang lebih selama 30 menit. Setelah Anda berbaring di bawah perangkat bedah, maka Anda akan diberikan obat penenang agar anda rileks selama melakukan operasi.

Kemudian mata Anda akan ditetesi sebuah cairan yang berfungsi untuk membuat mata Anda menjadi mati rasa. Dan kemudian mata Anda akan ditahan menggunakan sebuah alat agar kelopak Anda akan tetap terbuka selama dilakukan proses operasi. Kemudian, mata Anda akan diletakkan cincin hisap kemudian akan dilakukan proses flap. Kemudian, setelah dilakukan proses flap, maka dokter akan menyalakan sinar laser untuk membentuk kembali bagian kornea.

Setelah dilakukanoperasi LASIK ini maka Anda akan merasakan gatal, terbakar, dan berair pada bagian mata Anda. Jika Anda merasakan gatal, jangan pernah mengucek mata Anda karena ini dapat berbahaya bagi mata Anda. Setelah melakukan proses operasi ini juga penglihatan Anda juga akan kabur untuk sementara waktu tetapi nantinya akan sembuh dan kembali normal seperti biasanya.

Setelah dilakukan proses operasi ini, Anda juga akan diberikan obat anti nyeri dan diberikan tetes mata agar membuat mata Anda akan terasa nyaman dan rasa gatal dapat diminimalisir. Beberapa hari setelah dilakukan operasi, Anda pun dianjurkan untuk memeriksakan kembali kepada dokter Anda.

Sumber:
https://mediskus .com/prosedur/operasi-lasik
https://hellosehat .com/hidup-sehat/fakta-unik/berbagai-fakta-yang-perlu-anda-ketahui-seputar-operasi-lasik/
https://www.alodokter .com/operasi-lasik-untuk-mata

Sering Menggunakan Softlens? Hati-Hati dengan Bahaya Memakai Softlens

Sering Menggunakan Lensa Kontak, Hati-Hati dengan Bahaya Pemakaian Lensa Kontak

Lensa Kontak

Softlens atau lensa kontak merupakan salah satu alat yang sering digunakan seseorang sebagai alat bantu untuk melihat bagi seseorang yang memiliki gangguan pada kesehatan mata. Lensa kontak menjadi pilihan bagi penderita minus ataupun plus dikarenakan lebih praktis dibandingkan menggunakan kacamata. Tetapi, seiring perkembangan waktu, lensa kontak ini tidak hanya digunakan oleh penderita gangguan pada mata. Lensa kontak sekarang ini sudah banyak sekali tersedia di pasaran yang dapat digunakan untuk yang memiliki mata normal. Lensa kontak menjadi salah satu pelengkap fashion agar terlihat menarik. Tetapi banyak orang yang tidak tahu bahaya softlens dengan menggunakan lensa kontak seharian tanpa melepasnya.

Jenis-Jenis Softlens

Sebelum mengulas apa saja bahaya yang ditimbulkan jika menggunakan lensa softlens, kita harus mengetahui apa saja jenis-jenis softlens / kontak lensa yang ada di pasaran yang harus Anda ketahui.

  1. Soft Contact Lenses

Untuk jenis kontak lensa pertama yang ada di pasaran adalah jenis soft contact lenses. Jenis kontak lensa yang satu ini seperti dengan namanya yaitu lensanya lebih lembut serta lentur saat diaplikasikan di mata. Lensa kontak jenis ini membutuhkan perawatan yang ekstra karena terbuat dari bahan silicone hydrogel. Jenis kontak lensa yang satu ini akan lebih banyak menyerap air.

  1. Hard Contact Lenses

Jenis lensa kontak yang kedua adalah kebalikan dari soft contact lenses. Lensa kontak yang ini memliki tekstur dan bentuk yang berlawanan dengan jenis kontak lensa sebelumnya. Jenis kontak lensa yang satu ini lebih kaku dan keras. Namun, teksturnya yang keras dan kaku ini malah menguntungkan dan memungkinkan kornea mendapatkan oksigen. Jenis lensa kontak ini tidak mudah ditemukan di pasaran dan harganya pun dibanderol cukup tinggi dibandingkan jenis soft contact lenses.

Bahaya Menggunakan Softlens

Bagi Anda yang sering menggunakan lensa kontak mungkin Anda pernah merasakan mata Anda menjadi gatal dan menjadi kemerahan setelah pemakaian lensa kontak yang cukup lama. Ada beberapa risiko atau bahaya yang bisa Anda dapatkan jika terlalu sering menggunakan lensa kontak. Berikut beberapa bahaya softlens:

  1. Infeksi pada Retina

Bahaya softlens pertama adalah terjadinya infeksi pada retina. Penggunaan lensa kontak sebaiknya digunakan dalam kurun waktu maksimal 8 jam sehari. Hal ini dikarenakan lensa kontak yang kita gunakan bisa menjadi salah satu sarang bakteri. Bakteri-bakteri dari luar akan menempel di lensa kontak. Jika Anda memakai lensa kontak terlalu lama maka mata juga tidak dapat bernapas sehingga bakteri yang terdapat pada lensa kontak bisa menyebabkan infeksi pada retina mata Anda.

  1. Kebutaan

Bahaya softlens berikutnya yang dapat mengancam Anda adalah kebutaan. Penggunaan lensa kontak yang terlalu sering dan digunakan seharian maka Anda akan berpotensi untuk mengalami kebutaan. Kebutaan ini dapat terjadi jika lensa kontak meleleh pada mata Anda. Lensa kontak dapat berpotensi sangat berbahaya jika Anda menggunakan lensa kontak sambil memasak dan terpapar oleh api secara langsung. Banyak orang yang menganggap sepele penggunaan lensa kontak padahal sebaiknya Anda melepaskan lensa kontak Anda jika memang berada di dekat api.

  1. Bentuk Bola Mata Berubah

Salah satu bahaya softlens berikutnya yang bisa diakibatkan adalah bentuk bola mata menjadi berubah. Seperti yang diketahui bentuk kontak lensa bulat menyerupai bola mata. Tetapi ternyata ada bahaya yang ditimbulkan dari bentuk lensa kontak tersebut pada bola mata. Jika seseorang menggunakan lensa kontak dalam waktu yang cukup lama dapat berpengaruh pada perubahan bentuk bola mata mengikuti bentuk lensa kontak.

  1. Mata Menjadi Merah

Bahaya softlens berikutnya yang memungkinkan menyerang pada Anda jika menggunakan lensa kontak dalam kurun waktu yang lama adalah mata Anda akan menjadi kemerahan. Kondisi mata kemerahan setelah menggunakan lensa kontak pasti pernah Anda rasakan jika menggunakan lensa kontak yang terlalu lama. Hal ini dikarenakan jika Anda menggunakan lensa kontak dalam waktu yang lama maka lensa kontak akan mengiritasi mata sehingga mengakibatkan warna kemerahan pada mata.

Cara Menggunakan Softlens Baik

Bagi Anda yang tidak bisa terlepas menggunakan lensa kontak, maka Anda perlu memperhatikan cara menggunakan lensa kontak dengan baik dan benar agar tidak berdampak negatif pada mata Anda.

  1. Jagalah Kebersihan saat menggunakan lensa kontak baik itu sebelum maupun setelah menggunakannya. Sebaiknya cuci tangan Anda dengan bersih sebelum maupun saat melepas lensa kontak.
  2. Jangan membersihkan lensa kontak dengan air keran. Gunakanlah solution khusus untuk lensa kontak untuk membersihkannya.
  3. Jangan menaruh lensa kontak di tempat yang terpapar langsung oleh sinar matahari
  4. Jangan memberikan lensa kontak pada orang lain
  5. Lepaskan lensa kontak sebelum tidur atau jika ingin berenang untuk mencegah bahaya softlens berupa iritasi dan infeksi

Sumber:

https://www.alodokter .com/pengguna-lensa-kontak-harus-tahu-risikonya.html
https://halosehat .com/tips-kesehatan/mata/bahaya-lensa-kontak-untuk-mata