Inilah Cara Deteksi Mata Katarak yang Wajib Anda Ketahui

Inilah Cara Deteksi Mata Katarak yang Wajib Anda Ketahui

Cara Deteksi Mata Katarak

Mata merupakan salah satu indera yaang sangat penting bagi manunsia. Tanpa mata kita tidak dapat melihat keadaan sekeliling. Apakah Anda pernah membayangkan bagaimana jika Anda tidak dapat melihat? Anda pasti akan merasa syok jika Anda tiba-tiba tidak dapat melihat. Oleh karena itu, kita harus benar-benar menjaga kesehatan mata kita dengan baik. Ada berbagai kondisi yang dapat memyebabkan kesehatan mata menjadi tidak baik yaitu: mata katarak, mata minus, mata plus, dan masih ada berbagai kondisi lainnya.

Pengertian Mata Katarak

Katarak merupakan salah satu kondisi dimana lensa mata menjadi keruh yang menyebabkan cahaya tidak dapat menembusnya. Katarak ini ada berbagai variasi dan tingkatan, ada yang tingkat kekeruhannya sedikit hingga tingkat keburamannya total. Perkembangan mata menjadi katarak terjadi secara perlahan atau berangsur-angsur. Katarak ini dapat menyebabkan penderita mengalami pengerasan pada lensa. Warna lensa pun juga akan bertahap berubah warnanya. Lensa mata akan berwarna kuning kemudian menjadi cokelat/putih. Mata Katarak ini akan berangsur akan membuat penderitanya akan kehilangan penglihatan jika terjadi penebalan katarak.

Tanda dan Gejala Mata Katarak

Ada beberapa tanda atau gejala yang ditunjukkan pada penderita yang mengalami Mata Katarak. Salah satu tanda atau gejala yang ditunjukkan pada penderita katarak adalah penglihatan menjadi buram. Jika penglihatan Anda menjadi buram, maka sebaiknya Anda patut mencurigai dan memeriksakannya ke dokter agar dapat ditangani lebih cepat. Dan jika terjadi perubahan warna pada lensa mata dan jika terdapat penebalan pada lensa mata, maka kemungkinan besar Anda mengalami katarak.

Penyebab Mata Katarak

Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab terjadinya Mata Katarak. Faktor genetik biasanya menjadi faktor penyumbang terbesar terjadinya katarak. Jika dalam keluarga Anda terdapat orang yang menderita katarak, maka anak Anda akan berpotensi mengalami katarak, sehingga tidak jarang kita menemui anak-anak atau bayi yang mengalami katarak pada usia yang sangat dini.

Selain faktor genetik, kita juga seringkali melihat anak bayi yang mengalami katarak. Hal ini dapat terjadi pada bayi yang mengalami kontak langsung dengan cahaya ultraviolet dan radiasi. Paparan sinar ultraviolet pada inkubator seringkali menjadi salah satu faktor lain yang membuat bayi mengalami Mata Katarak. Oleh karena itu, saat menaruh bayi di dalam sebuah inkubator, sebaiknya mata bayi ditutup sebagai upaya pencegahan agar anak tidak terpapar sinar ultraviolet dan mengurangi potensi anak terkena katarak.

Faktor penyebab terjadinya katarak adalah efek sekunder penyakit seperti: diabetes,  hipertensi atau trauma yang diakibatkan dari denaturasi dari lensa protein. Selain itu faktor umur dapat menjadi faktor utama terjadi katarak seperti pada orang yang berada pada usia lanjut. Jadi tidak heran jika kita melihat pada orang usia lanjut terjadi mata katarak dan pada operasi katarak banyak dilakukan oleh orang usia lanjut.

Cara Deteksi Mata Katarak dengan Mudah

  1. Mata Silau

Cara pertama untuk mendeteksi apakah Anda terkena Mata Katarak atau tidak adalah penglihatan akan menjadi silau. Jika Anda mengalami katarak, maka Anda akan sensitif dengan cahaya. Cahaya yang dipancarkan baik itu sinar matahari atau sinar lampu akan membuat penglihatan Anda menjadi silau dan membuat Anda merasakan sakit kepala. Ini merupakan salah satu gejala umum yang sering dirasakan oleh penderita katarak yang belum memiliki tingkat keparahan katarak yang tinggi. Jika Anda merasakan hal ini, sebaiknya Anda segera periksakan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lanjut.

  1. Terdapat Lapisan Kuning atau Cokelat

Cara kedua untuk mendeteksi Anda terkena katarak adalah adanya lapisan kuning atau cokelat pada mata. Selain itu, pada penderita katarak ini cenderung tidak dapat melihat dengan jelas pada malam hari.

  1. Pandangan Kabur

Cara ketiga untuk mendeteksi katarak selanjutnya adalah dengan melihat apakah penderita memiliki pandangan yang kabur atau tidak. Seperti halnya dengan penderita minus atau plus yang memiliki pandangan kabur, penderita katarak juga mengalami pandangan kabur. Agak susah untuk membedakan penderita minus, plus atau katarak jika dilihat dari segi kejelasan penglihatannya. Tetapi, jika dilihat penderita katarak ini tetap memiliki penglihatan kabur walaupun memakai kacamata.

Pengobatan Mata Katarak

Ada berbagai pengobatan atau penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi Mata Katarak baik itu penanganan secara medis atau penanganan dari segi pengaturan makanan. Penanganan yang dapat Anda lakukan yaitu dengan mengatur pola makan Anda seperti mengonsumsi makanan tinggi vitamin dan antioksidan yang tinggi; menghindari konsumsi alkohol atau merokok; menggunakan kacamata jika ingin beraktivitas diluar rumah agar tidak terpapar langsung dengan sinar matahari. Untuk penanganan medis, Anda dapat melakukan operasi katarak untuk menghilangkan katarak pada mata Anda. Operasi untuk menghilangkan katarak pada mata ada beberapa cara, seperti ECCE, SICS dan phacoemulsification.

Itulah berbagai informasi umum mengenai mata katarak. Jika Anda mengalami hal-hal diatas, sebaiknya Anda langsung memeriksakannya ke dokter agar dapat ditangani oleh tenaga medis dengan cepat sehingga tidak menimbulkan dampak lebih buruk.

Sumber
https://id.wikipedia .org/wiki/Katarak
https://www.alodokter .com/katarak-pada-manula.htm

1 Comments

Silahkan tinggalkan komentar