Kenali Gejala Mata Minus, Mungkin Ini Penyebab Mata Anda Kabur

Kenali Gejala Mata Minus, Mungkin Ini Penyebab Mata Anda Kabur

Gejala Mata Minus

Perkembangan zaman saat ini memunculkan banyaknya teknologi-teknologi canggih yang menunjang kehidupan manusia. Teknologi merupakan salah satu hal yang tidak dapat terlepas dalam manusia sehari-hari. Mulai dari anak-anak hingga dewasa menggunakan teknologi berupa ponsel, TV, dan lain-lain. Namun, perkembangan teknologi yang pesat ini membawa dampak buruk bagi kesehatan terutama kesehatan mata. Radiasi dan sinar biru yang dikeluarkan oleh ponsel atau teknologi lainnya menyebabkan orang terpapar sinar biru yang tidak baik untuk kesehatan mata. Maka tidak heran jika kita melihat banyak anak-anak yang memiliki mata minus atau berkacamata. Hal ini dikarenakan sinar atau radiasi teknologi berdampak buruk bagi mata.

Pengertian Mata Minus

Mata minus atau dalam bahasa medisnya disebut dengan myopia merupakan salah satu kondisi yang menyebabkan seseorang kesulitan dalam melihat benda atau objek dalam jarak jauh. Minus pada mata sangat sering dijumpai pada anak-anak hingga dewasa. Jika pada mata normal, sinar yang masuk ke dalam mata akan direfleksikan melalui kornea kemudian difokuskan oleh lensa mata ke retina. Kemudian, lensa mata dan kornea, keduanya akan membiaskan cahaya yang masuk sehingga bayangan objek jatuh tepat pada retina. Tetapi berbeda dengan orang yang memiliki minus pada mata karena bayangan objek tidak jatuh tepat pada retina.

Gejala dan Tanda

Ada berbagai gejala dan tanda yang ditunjukkan jika seseorang mengalami mata minus. Gejala-gejala dan tanda-tanda berikut akan mengindikasikan Anda mengalami myopia. Berbagai gejala dan tanda yang ditunjukkan yaitu: mata akan terasa lelah; mengalami kesulitan untuk melihat objek dalam jarak jauh; saat melihat sesuatu akan memicingkan mata jika tidak menggunakan kacamata; harus melihat objek dalam jarak dekat; sakit kepala; sering berkedip; dan sering mengucek mata.

Penyebab Mata Minus

Miopia merupakan salah satu masalah kesehatan mata yang sangat banyak diderita saat ini. Ada berbagai penyebab yang menyebabkan seseorang terkena mata minus yaitu sebagai berikut:

  1. Menatap Ponsel dalam Waktu yang Lama

Penyebab pertama yang menyebabkan seseorang terkena myopia adalah seseorang yang sering menggunakan ponsel tiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama. Ponsel mengeluarkan cahaya biru terutama pada malam hari. Cahaya biru yang dikeluarkan dari ponsel ini dapat membuat mata Anda mudah lelah dan berdampak buruk pada kesehatan mata Anda. Oleh karena itu, jika Anda memiliki kebiasaan menatap ponsel dalam jangka waktu yang lama, sebaiknya Anda harus menghindari atau membatasi melihat ponsel setiap harinya.

  1. Membaca dalam Ruangan dengan Cahaya Redup

Penyebab kedua yang dapat menyebabkan seseorang mengalami mata minus adalah kebiasaan membaca di ruangan dengan cahaya redup. Membaca mungkin salah satu aktivitas yang sangat menyenangkan untuk dilakukan. Terkadang seseorang memilih ruangan-ruangan yang bercahaya redup sebagai tempat membaca. Terkadang seseorang karena keasyikan membaca hingga malam tiba, maka dia lupa untuk menyalakan lampu sehingga ruangan menjadi gelap dan cahaya dalam ruangan tidak memadai. Namun, membaca dalam ruangan dengan cahaya yang tidak memadai akan membuat mata mudah lelah dan akan membuat mata perih karena kapasitas dan kemampuan mata akan dipaksa untuk melihat dalam kondisi gelap.

Deteksi atau Pemeriksaan Mata Minus

  1. Memeriksa mata dengan Menggunakan Kartu Snellen

Untuk mendeteksi apakah Anda mengalami Miopi adalah dengan memeriksakan mata Anda dengan menggunakan media kartu snellen. Kartu snellen merupakan kertas yang berukuran persegi panjang yang memunculkan huruf-huruf dan angka-angka dari berukuran besar hingga berukuran sangat kecil. Anda akan diminta untuk duduk atau berdiri dengan jarak 6 meter dari kartu snellen dan disuruh untuk membaca kartu snellen tersebut. Jika Anda dapat membacanya dengan baik maka Anda tidak menderita miopi. Dokter atau ahli mata akan memasangkan Anda kacamata khusus yang dapat diganti lensanya.

  1. Memeriksa mata dengan Menggunakan Alat Komputerisasi

Cara deteksi dan pemeriksaan untuk mengetahui Anda mengalami mata minus atau tidak adalah dengan memeriksakan mata Anda dengan menggunakan alat komputerisasi. Beberapa optik atau dokter mata menyediakan alat komputerisasi yang lebih canggih dibanding menggunakan kartu snellen. Alat komputerisasi ini Anda akan diminta untuk menyuruh menebak atau membaca yang ada dalam alat tersebut. Alat komputerisasi tersebut akan secara otomatis akan memperlihatkan berapa nilai minus pada mata Anda.

Pengobatan Mata Minus

Bagi Anda yang menderita minus pada mata Anda, maka Anda pasti merasakan terganggu dengan penglihatan Anda yang tidak begitu jelas. Anda pasti akan merasa sangat terganggu jika harus menggunakan alat bantu kacamata atau lensa kontak terus menerus. Untuk mengobati myopia pada mata, Anda dapat menggunakan kacamata agar minus Anda tidak bertambah. Pengobatan lain untuk mengatasi mata minus adalah dengan membiasakan konsumsi makanan sehat seperti makanan yang tinggi akan vitamin A. Selain itu, adapula beberapa tindakan medis yang dapat Anda lakukan seperti: keratotomy radial, keratotomy fotorefraktif, ataupun LASIK.

Sumber:

https://www.alodokter .com/mengenal-lebih-jauh-tentang-mata-minus
https://halosehat .com/penyakit/mata-minus/gejala-mata-minus
https://www.klikdokter .com/tanya-dokter/read/2719524/tindakan-medis-mata-minus

 

Silahkan tinggalkan komentar