Kenali Mata Silinder yang Berbeda dengan Mata Minus, Inilah Penjelasannya

Kenali Mata Silinder yang Berbeda dengan Mata Minus, Inilah Penjelasannya

Pemeriksaan Mata Silinder

Gangguan mata merupakan hal yang sudah biasa kita temukan saat ini. Hal ini dikarenakan kebiasaan hidup seperti mengonsumsi makanan yang kurang akan vitamin seperti vitamin A, kemudian kebiasaan menggunakan elektronik dalam jangka waktu lama seperti ponsel, TV, dan lain-lain. Kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik ini menyebabkan Anda mudah terkena gangguan mata. Kesehatan mata merupakan salah satu hal yang penting. Oleh karena itu, Anda harus mengatur kebiasaan buruk Anda yang dapat merusak kesehatan mata Anda.

Gangguan mata ada banyak sekali jenisnya, ada mata minus, mata plus, mata katarak, glaukoma, dan adapula mata silinder. Ketiganya menganjurkan penderitanya untuk menggunakan alat bantu kacamata. Dari beberapa jenis gangguan mata tersebut, memiliki aspek gangguan yang berbeda. Biasanya mata minus sering disamakan dengan silinder, padahal keduanya tidaklah sama. Lalu, apakah perbedaan keduanya? Silahkan simak penjelasan berikut.

Apakah Mata Silinder itu?

Sebelum membahas mengenai penyebab, gejala, dan hal lainnya, Anda harus tahu terlebih dahulu apakah silinder tersebut. mata silinder merupakan salah satu gangguan mata yang sering disebut dengan astigmatisma. Gangguan mata ini ditandai dengan ketidakjelasan atau buram saat melihat objek yang dikarenakan kornea mata yang tidak memiliki kelengkungan yang sempurna. Pada mata normal, kornea mata akan melengkung sempurna, namun pada silinder ini mata tidak bulat sempurna yang mengakibatkan cahaya yang masuk tidak tersebar dengan sempurna di seluruh mata. Oleh karena itu, penglihatan akan menjadi buram dan tidak fokus.

Gejala dan Tanda Seseorang Mengalami Mata Silinder

Setelah mengetahui apakah mata silinder itu, maka hal lainnya yang harus Anda ketahui berikutnya adalah gejala atau tanda apakah yang menandakan seseorang mengalami silinder. Anggapan orang mengenai silinder sama halnya dengan mata minus tidaklah benar dan dapat kita lihat dari gejala ataupun tanda yang diperlihatkan dari keduanya yang berbeda.

Gejala atau tanda yang ditunjukkan jika seseorang mengalami silinder yaitu seperti halnya dengan gabungan dari gejala antara mata minus dan mata plus. Jika pada mata minus ataupun mata plus, seseorang akan mengalami gangguan penglihatan pada jarak dekat atau jarak jauh saja, maka lain halnya dengan seseorang yang mengalami silinder. Orang yang menderita silinder biasanya hanya mengalami rabun pada salah satu mata saja, tetapi tidak menutup kemungkinan jika terjadi pada kedua mata. Biasanya tingkat kerabunan dari mata satu dan mata lainnya berbeda dan orang yang silinder mengalami gangguan penglihatan jarak dekat maupun jarak jauh.

 Penyebab Seseorang Mengalami Mata Silinder

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa mata silinder ini terjadi karena kelengkungan mata yang tidak sempurna sehingga cahaya tidak tersebar dengan sempurna. Ada beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebab seseorang mangalami silinder. Yang pertama adalah faktor genetik, seseorang yang lahir dengan bentuk retina mata yang tidak bulat sempurna akan mengalami silinder; kemudian penyebab lainnya yang membuat seseorang mengalami silinder adalah operasi mata; penyebab lainnya yaitu Anda mengalami cedera mata.

Diagnosis Mata Silinder

Bagi Anda yang merasa pusing membedakan antara mata minus dan mata silinder, Anda dapat mengunjungi dokter mata atau ahli mata untuk memeriksakan kondisi yang Anda alami. Dokter mata ataupun ahli mata akan melakukan pemeriksaan yang menyeluruh pada mata Anda untuk mengetahui apakah Anda mengalami mata minus atau silinder. Jika Anda didiagnosis mengalami silinder, maka sebaiknya Anda harus rutin untuk memeriksakan mata Anda, hal ini dikarenakan kondisi ini dapat meningkat secara perlahan.

Pengobatan Mata Silinder

Semua orang tentunya ingin memiliki mata yang normal tanpa adanya gangguan yang dialami. Bagi sebagian orang yang mengalami gangguan mata tentunya tidak ingin menggunakan alat bantu berupa kacamata atau lensa kontak karena dianggap mengganggu. Bagi Anda yang tidak ingin memiliki mata normal kembali, maka Anda tidka perlu khawatir karena ada beberapa pengobatan yang dapat mengatasi gangguan mata yang Anda alami. Menggunakan kacamata atau lensa kontak memang salah satu bentuk pengobatan mata silinder, namun ada beberapa penanganan medis yang dapat dilakukan untuk mengatasi mata silinder.

  1. Astigmatic Keratotomy

Penanganan medis selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk mengobati silinder pada mata Anda adalah dengan melakukan operasi Astigmatic Keratotomy. Operasi mata ini menggunakan laser mata dimana pada operasi ini akan dibuat satu atau dua sayatan di bagian kornea yang paling curam yang akan membuat bola mata akan menjadi lebih bulat.

  1. Lasek (Laser-Assisted Subepithelial Keratomileusis)

Seperti halnya dengan penanganan media sebelumnya, operasi mata ini juga menggunakan laser dimana cara kerja pengobatan mata ini yaitu lapisan kornea yang lebih tipis akan dilipat ke belakang untuk mengatasi cedera mata yang diakibatkan oleh aktivitas sehari-hari.

Itulah berbagai informasi singkat mengenai mata silinder. Dari penjelasan diatas, pasti Anda sudah mengetahui dimana letak perbedaan antara silinder dan minus. Bagi Anda yang beranggapan jika keduanya sama pasti sudah mengerti dan mengetahui dimana letak perbedaan keduanya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Sumber:

https://hellosehat .com/hidup-sehat/tips-sehat/punya-mata-silinder-apa-sih-penyebabnya/
https://www.alodokter .com/mata-silinder-dan-cara-mengobatinya
https://doktersehat .com/astigmatisma-mata-silinder/

Silahkan tinggalkan komentar